Update Diet Terbaru : Ornish Diet

Diet OrnishMeningkatnya prioritas terhadap penampilan dan kesehatan membuat banyak pola diet baru muncul, mulai dari yang popular seperti Atkins Diet hingga yang jarang kita dengar seperti Grapefruit Diet. Tapi, terlalu banyak justru bikin bingung. Mana yang oke ya? Nah, supaya punya informasi yang tetap update dan pastinya tidak salah pilih, ayo berkenalan dengan salah satu pola diet yang sedang terkenal, yaitu Ornish Diet.

Apa itu Ornish Diet?
Ornish Diet adalah pola diet yang dikembangkan oleh Dean Ornish yang pada awalnya ditujukan untuk penderita penyakit jantung. Namun, pola diet ini kini mulai banyak diikuti oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Pada dasarnya, Ornish Diet menyarankan pola diet rendah lemak dan tinggi serat yang cenderung mengarah pada pola makan vegetarian. Mengikuti pola diet ini berarti sebisa mungkin menjauhi segala macam daging, makanan tinggi lemak, dan gula. Untuk produk susu rendah lemak sendiri, boleh dikonsumsi di dalam jumlah sedang.

Menurut The Canadian Journal of CME, pola makan dengan Ornish Diet meliputi 75 % karbohidrat, 30 % protein, dan 10 % lemak. Namun, bukan sembarang karbohidrat yang boleh dikonsumsi, melainkan hanya yang sehat saja yang boleh dikonsumsi. Yang dimaksud karbohidrat sehat adalah karbohidrat yang tinggi serat dan tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara drastis,

Selain jenis makanan yang diperhatikan, Ornish Diet juga menyarankan pola makan ’sedikit tapi sering dan teratur’ untuk menjaga agar laju metabolisme tidak menurun. Tidak lupa, olahraga secara rutin juga penting selama menjalankan pola diet ini.

Bagaimana Menurut Ahli?
Hasil penelitian yang tercantum pada The Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa mengikuti Ornish Diet dapat membantu menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, mengikuti pola diet ini juga terbukti baik bagi kesehatan dimana terjadi penurunan total kolesterol dan kadar C-Reactive Protein (senyawa yang banyak digunakan sebagai indikator terjadinya peradangan di dalam tubuh).

Meskipun terbukti efektif, masih ada kontroversi terhadap diet ini, terutama karena diet ini melarang konsumsi daging ikan. Padahal, beberapa jenis ikan sudah banyak dikenal baik untuk kesehatan jantung. Untuk masalah ini, Ornish Diet ’menebusnya’ dengan menyarankan konsumsi Omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Selain itu, diet ini termasuk diet yang ketat sehingga sulit diikuti untuk jangka panjang. Padahal, menjalankan diet secara kontinu jelas penting untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Nah, bagaimana? Tertarik mengikuti pola diet ini? Yang jelas, apapun pilihan Anda, pastikan Anda selalu mengikuti pola hidup sehat dengan dikombinasikan dengan olahraga secara rutin agar tetap bugar.